Oculus Rift
Oculus Rift via :vox-cdn

Facebook Inc. meluncurkan headset virtual reality baru yang tidak memerlukan komputer terpisah untuk dioperasikan, memungkinkan penggunaan mobile lebih banyak daripada produk Oculus Rift yang ada di perusahaan, seperti yang dikatakan Chief Executive Mark Zuckerberg, Rabu(11/10/2017).

Zuckerberg, yang berbicara di sebuah konferensi untuk pengembang Virtual Reality, mengatakan bahwa perangkat “Oculus Go” akan menghabiskan biaya $ 199 dan mulai dikirim awal tahun depan.

Seperti dilansir dari bloomberg technology, Facebook telah banyak berinvestasi dalam hardware virtual reality dengan harapan teknologinya, yang menawarkan panorama 360 derajat dari ruang jauh atau imajiner, akan beralih dari minat khusus ke platform yang banyak digunakan untuk aplikasi game, komunikasi dan bisnis.

Pada 2014, Facebook membayar $ 3 miliar untuk mengakuisisi Oculus dan mempertahankan karyawannya.

Oculus Go dibuat sesederhana Rift, yang mulai dijual tahun lalu, atau sistem Vive yang dibuat oleh HTC Corp. Keduanya memerlukan komputer desktop untuk beroperasi.

“Saya pikir Anda akan sering melihat pemandangan dengan alat ini, karena ini jauh lebih baik daripada duduk didepan komputer,” kata Mike Schroepfer, chief technology officer, dalam sebuah wawancara.

Schroepfer mengatakan perangkat ini ditujukan untuk orang-orang yang tidak memiliki smartphone Samsung. Oculus dan Samsung Electronics sudah menjual sebuah perangkat bernama Gear VR, yang bila dipasangkan dengan ponsel Samsung tertentu mirip dengan Oculus Go.

Alphabet Inc menawarkan headset saingan, Google Daydream, yang bisa bekerja dengan berbagai jenis smartphone.

“Oculus Go berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan yang besar,” tulis Stephanie Llamas, wakil presiden penelitian di Super Data, mengatakan dalam sebuah email.

Facebook secara permanen akan memotong harga sistem Rift menjadi $ 399 dari $ 499, kata perusahaan itu.

Facebook diperkirakan akan mengirimkan 213.000 sistem Rift tahun ini, sementara HTC diperkirakan akan mengirimkan 305.000 sistem Vive, menurut penelitian Super Data.

Di luar potongan harga dan produk baru, Facebook mencoba berbagai cara untuk menarik orang ke medium virtual reality.

Perusahaan ini mengembangkan perangkat lunak yang dikenal sebagai Facebook Spaces yang memungkinkan teman bertemu di room virtual, dan dikatakan akan segera mengintegrasikan video langsung.

Pada hari Rabu, perusahaan tersebut mengatakan bahwa pihaknya telah merilis teknologi untuk menciptakan gambar wajah atau avatar wajah yang lebih baik dan disesuaikan, dan segera menambahkan kemampuan untuk menggunakan playing card di Facebook Spaces, selain dadu yang sudah dimilikinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here