instagram
instagram

Teknohot.com Pihak Instagram baru saja mengonfirmasi adanya bug yang dapat digunakan oleh peretas guna mengakses nomor telepon dan email semua pesohor atau high-profile user. Sejumlah publik tokoh pun sudah menjadi korbannya seperti Selena Gomez, Emma Watson, Taylor Swift, Leonardo DiCaprio, Lady Gaga, Beyonce, serta Neymar.

Kabar sangat baru menuliskan peretas telah sukses mengantungi informasi personal kepunyaan 6 juta akun Instagram. Informasi ini juga tak melulu sebatas kepunyaan high-profile users tetapi pun masyarakat biasa. Hal ini juga telah dinarkan oleh pihak Instagram.

Chief Technical Officer Instagram, Mike Krieger mengatakan setelah diteliti lebih jauh isu ini tak hanya menyerang pemakai terversifikasi tetapi pun pemakai yang tak terverifikasi.

Instagram juga sudah memberitahukan permohonan maaf berhubungan dengan eksistensi bug itu dan bakal segera memperbaikinya. Kendati demikian, masalah ini telah menelan korban.

Perusahaan dari software berbagi gambar itu mengatakan persentase korban bug ini hanya sedikit dari total akun Instagram yang ada. Meski jumlah korbannya yang berjumlah 6 juta dibandingkan dengan 700 juta pemakai secara keseluruhan namun ini bukan jumlah yang terbilang kecil.

Sesaat sesudah Instagram mengonfirmasi eksistensi bug ini, suatu database gelap mempunyai nama Doxagram tiba-tiba muncul. Layanan ini dapat menemukan akun Instagram tertentu dan melakukan pembelian informasi personalnya sekitar 10 dolar AS atau Rp 133.000.

Doxagram diketahui menyediakan tidak cukup lebih 1.000 akun yang terdiri dari high-profile users dan pemakai biasa. Kumpulan Doxagram pun menampilkan 50 akun dengan follower terbanyak.

Meski begitu, database gelap tersebut sekarang sudah tidak dapat diakses sebab Doxagram telah dinonaktifkan pada Jumat Sore waktu setempat.

Namun akibat dari peretasan itu masih terlihat sebab akun-akun yang menjadi korbannya masih hadir pada situs-situs ilegal yang lain. Oleh sebab itu, Instagram akan mengambil tahapan tegas berhubungan dengan urusan ini.

Krieger mengatakan pihak Instagram bakal bekerja sama dengan penegak hukum untuk menanggulangi masalah penjualan informasi-informasi personal tersebut.

Krieger pun memperingatkan semua pemakai Instagram supaya lebih berhati-hati saat ada panggilan masuk, SMS, atau e-mail yang tidak dikenal. Pasalnya, tersebut kemungkinan adalah peretas yang hendak menggali lebih dalam dan menculik informasi milik akun pemakai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here