search engine
media

Anda tentu saja sudah sangat familiar dengan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, sampai WhatsApp. Banyaknya warga  pengguna media sosial bahkan telah membentuk tren dan  cara hidup baru.

Meski Jika digunakan dengan bijak media sosial menyampaikan banyak manfaat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Anda bisa saja kehabisan uang dan  waktu Bila terlalu sering memainkan media sosial.

Untuk menghindari hal-hal tersebut, ada beberapa upaya yang perlu dihindari. Berikut tipsnya seperti dilansir dari Okezone, Selasa (18/04).

Tak Update Semua Media Sosial Secara Bersamaan
Tahukah Anda mengapa Twitter, Facebook, bahkan Path masing-masing masih memiliki pengguna besar hingga saat ini? Setiap media sosial diciptakan untuk sesuatu hal yang berbeda. Ambil contoh Twitter yang mengkhususkan diri pada berita real time. Begitu juga dengan Path yang berisi hal-hal seperti update aktivitas dari menonton hingga wisata kuliner. Setiap aplikasi memiliki hal yang membuatnya unik. Yang Anda perlu pikirkan adalah menggunakan setiap kekhususan tersebut untuk keuntungan Anda. Mem-posting satu hal di Path tidak berarti Anda harus melakukan hal yang sama di platform lain seperti Instagram atau Facebook. Rencanakan ini dengan baik.

Terlalu Banyak Media Sosial   
Upaya pertama akan membuat Anda sadar bahwa sebenarnya seseorang tidak perlu memiliki semua platform media sosial. Jika Anda memiliki semuanya, Anda akan merasa adanya tanggung jawab untuk memberikan update di masing-masing platform dan itu akan menguras waktu Anda.

Follower Palsu   
Endorsement mungkin hal yang menguntungkan, tetapi sesungguhnya follower tidak terlalu berguna. Anda akan menerima banyak pesan spam, review palsu, dan tidak akan membuat produk dan citra diri Anda membaik.

Membicarakan diri terlalu banyak 
Dunia tidak berputar di sekitar Anda saja. Anda bisa membicarakan proyek atau sesuatu yang berguna bagi lebih khalayak. Untuk Anda yang menjalankan bisnis di media sosial, posting promo-promo terbaru atau retweet konten lain yang akan menginspirasi follower Anda.

Tagar berlebihan 
Sebagian besar netizen ingin mendapatkan banyak like dan follower. Agar mudah ditemukan, hashtag digunakan di setiap posting-an. Namun hal ini sebenarnya bisa dilakukan dengan secukupnya, jangan berlebihan. Hal tersebut justru akan mengganggu follower Anda.

Mem-posting terlalu banyak dalam waktu singkat 
Follower Anda tidak perlu melihat update setiap jam atau menit. Anda memiliki waktu untuk membuat konten yang baik dan melanjutkan kehidupan. Jangan habiskan waktu Anda untuk terus mengunggah update. Merencanakan posting-an juga bukan langkah yang buruk.

Melupakan koreksi 
Anda perlu mengoreksi apa pun yang hendak Anda posting di media sosial. Hal ini untuk menghindari ambigu atau salah ketik yang mungkin mempermalukan Anda setelah di-posting nanti.

Melupakan bagian terpenting dari media sosial
Setelah Anda menulis status atau mengunggah foto baru di media sosial, akan ada komentar atau masukan yang Anda terima. Jangan lupa untuk berinteraksi dengan mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here